Tampilkan postingan dengan label FOOTBALL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FOOTBALL. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 November 2013

★ Sejarah Hari Ini (10 November): Memori Belgrade, Red Star Vs. AC Milan ★

 Tertinggal 1-0 dan kehilangan satu pemain, langit seolah ikut berduka, menyelimuti Stadion Maracana dengan awan gelap. Pertandingan ditangguhkan dan dilanjutkan keesokan hari.

MI - Penantian dua dekade AC Milan untuk menambah trofi Piala Champions terbayar lunas di musim 1988/89. Untuk kali pertama sejak terakhir menyabet gelar tertinggi antarklub Eropa pada 1968/69, I Rossonerikembali mengukuhkan diri sebagai kampiun Benua Biru dengan membekuk Steaua Bucuresti 4-0 di mana Ruud Gullit dan Marco van Basten masing-masing mencetak dua gol.

Tapi, perjalanan I Rossoneri ke partai puncak tak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai rintangan dihadapi tim yang ketika itu diarsiteki Arrigo Sacchi. Cobaan terberat terjadi di babak perdelapan besar. Milan berjumpa wakil Yugoslavia, Red Star, yang ketika itu menjadi salah satu kekuatan Eropa. Pada pertemuan pertama di San Siro, 26 Oktober 1988, Setan Merah gagal memetik kemenangan. Red Star berhasil memaksa hasil imbang 1-1 setelah gol Dragan Stojkovic hanya mampu dibalas oleh Paolo Pietro Virdis. Meski menciptakan banyak kesempatan, tim tuan rumah gagal mematahkan ketangguhan kiper Stevan Stojanovic.

8 November 1988, skuat Il Diavolo Rosso meninggalkan Malpensa, bandar udara internasional Milan, menuju Belgrade untuk melakoni leg kedua. Perasaan cemas menggelayuti para penggawa yang menuju Belgrade. Selain sudah ditunggu tugas berat - karena klub Yugoslavia memiliki tim yang sangat kompetitif dan kuat - Milan juga dihadapkan pada problem di mana para pemainnya tidak dalam kondisi terbaik, termasuk Ruud Gullit yang dibekap cedera. Ancaman tersingkir secara prematur dan harus memperpanjang puasa gelar di Piala Champions lebih lama pun membayangi para penggawa Sacchi.

Tiba di Stadion Maracana, tempat digelarnya leg kedua, antusiasme suporter kedua tim seolah menjadi "penghangat" di tengah dinginnya cuaca ketika itu. Sekira 1500 Milanisti ikut memeriahkan pertandingan, diantara puluhan ribu fans Red Star yang dengan bangganya membawa spanduk, bendera dan atribut lain untuk menekan sang raksasa Italia. Bagi tuan rumah, skor imbang tanpa gol cukup untuk mengirim Milan ke kotak eliminasi. Tiker perempat-final tampak makin mudah untuk tim Vladimir Petrovic setelah mereka unggul pemain saat Virdis diusir wasit asal Jerman Dieter Pauly.

Nyanyian suporter tuan rumah makin lantang terdengar, sebaliknya tifosi yang datang jauh dari Milan terdiam, harap-harap cemas sambil berdoa dalam hati berharap terjadi keajaiban di Belgrade. Di tengah cuaca dingin, dalam seketika stadion ditutupi awan gelap tapi saat itu Red Star masih mampu mencetak gol lewat Dejan Savicevic di menit ke-50. Red Star 1, AC Milan 0.

Tampil dengan sepuluh orang dan tertinggal satu gol, harapan Milan melaju ke babak berikutnya tampak sudah habis. Awan gelap seolah ikut merasakan kesedihan Milanisti, dengan terus menutupi kawasan stadion. Makin gelap dan makin gelap, hanya dalam hitungan menit, penonton sudah tak bisa lagi menyaksikan pertandingan dengan nyaman, sama sekali tak bisa melihat apa pun. Para pemain dan wasit tetap berada di lapangan, tapi karena cuaca tak lagi memungkinkan, pertandingan akhirnya ditangguhkan. Tepat di menit ke-57, di mana skor unggul 1-0 untuk Red Star, pertandingan resmi dihentikan akibat cuaca buruk.

25 tahun yang lalu, tepatnya 10 November 1988, pertandingan ulangan leg kedua perdelapan-final digelar. Laga dimulai pada pukul 15:00 waktu setempat, dengan starting line-up yang sama, kecuali dua pemain Milan Virdis dan Carlo Ancelotti yang tak bisa dimainkan. Virdis mendapat kartu merah di laga sehari sebelumnya, sementara Ancelotti mendapat kartu kuning kedua, yang memaksanya menepi di partai ulangan.

Di tengah persiapan yang mepet, staf medis Rossoneri bekerja keras memulihkan kondisi Gullit yang cedera. Ya, tanpa Virdis dan Ancelotti, vital bagi Setan Merah memiliki Il Tulipano Nero di tim. Dua tim dokter Milan, Monti dan Tavana, memberikan lampu hijau, sang bintang Belanda berpeluang tampil setidaknya sebagai subtitusi.

Hari itu tampak sangat berbeda dibandingkan 24 jam sebelumnya. Matahari memberikan sinarnya, meski tak banyak, tapi cukup untuk memberikan kehangatan. Franco Baresi main luar biasa di pertandingan ini, tak hanya tegap berdiri di depan pertahanan, dia juga ikut membantu Milan memulai serangan. Di menit 35, sebuah tendangan bebas dari sisi kiri dilepaskan Roberto Donadoni, lalu Marco van Basten menyambutnya dengan tandukan keras yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Milan unggul, tapi tak bertahan lama karena empat menit kemudian Stojkovic menyamakan kedudukan setelah menjebol gawang Giovanni Galli.

Di menit 43 terjadi drama. Vasilijevic dan Donadoni terlibat benturan keras saat duel bola atas dan penggawa Red Star menyikut pemain Milan yang langsung kehilangan kesadaran. Tim medis panik dan dengan segera memberikan pertolongan kepada Donadoni. Gullit akhirnya masuk menggantikannya, sebuah pengorbanan berisiko tinggi, baik untuk Milan maupun si pemain itu sendiri. Karena setelah laga, Gullit harus menepi 40 hari lantaran masalah ototnya memburuk setelah pertandingan yang berakhir imbang 1-1 dalam waktu normal.

Satu tiket perempat-final akhirnya harus diperebutkan melalui drama adu penalti. Stojkovic yang menjadi eksekutor pertama melaksakan tugasnya dengan sempurna, tapi Baresi mampu menyamakan skor. Prosinecki gol dan Van Basten kembali membuat kedudukan sama. Di sini, Galli berperan besar jatuh bangun melakukan penyelamatan untuk mencegah gol Savicevic dengan menggunakan kaki kiri dan Evani membawa I Rossoneri unggul. Galli kembali membungkam suporter tuan rumah, saat berhasil mementahkan sepakan Mrkela sehingga bola melenceng ke sisi kanan gawang. Rijkaard, yang menjadi penentu, melepaskan tembakan penuh percaya diri ke pojok gawang. Milan pun menang 4-2 dalam duel penalti dan berhak melaju ke perempat-final.

Setelahnya, perjalanan Setan Merah di Piala Champions musim itu berjalan mulus. Menang agregat 1-0 atas Werder Bremen, I Rossoneri kemudian Real Madrid dengan skor masif 6-1 sebelum membekuk Steaua Bucuresti empat gol tanpa balas di partai puncak sekaligus merebut trofi ketiga sepanjang sejarah.

Red Star:
Starting XI: Stojanovic, Najdoski,Vasilijevic, Sabanadzovic, Radovanovic, Juric, Ivanovic, Savićević, Bursac, Stojković,
Djurovic 

AC Milan:
Starting XI: Galli, Tassotti, Maldini, Rijkaard, Costacurta, Baresi, Donadoni, Colombo, Van Basten, Evani, Mannari



Sabtu, 31 Agustus 2013

Kaka Niat Balik, Allegri Siap Sambut

RICARDO Kaka nyalakan sinyal buat kembali ke AC Milan. Massimiliano Allegri siap sambut hangat Kaka di Milan.

Kaka cukup lama berkostum Real Madrid. Tapi, ternyata, hatinya masih di Milan. Baginya, Milan adalah segalanya. Milan adalah tempat di mana ia membangun karier sebagai pesepakbola.

Sepakbola jadi pilihan hidup Kaka meski ia terlahir dari keluarga berpendidikan. Ayahnya insinyur. Ibunya guru SD. Pengetahuan soal sepakbola pertama ia gali di Sao Paolo. Ia gabung dengan akademi Sao Paolo sejak berusia 8.

Di Sao Paolo, kualitas Kaka menarik perhatian para pencari bakat. Ia mampu jaringkan 17 gol dari 55 laga pada 2001. Semusim kemudian, ia bikin 23 gol. Ia juga sempat cetak 7 gol dari 22 laga pada 2003 sebelum direkrut Milan pada musim panas 2003 dengan mahar 8,5 juta euro.

Petualangan hebat Kaka pun dimulai di Milan. Tampil di bawah asuhan Carlo Ancelotti, ia langsung rangkai 14 gol dan 5 assist dari 44 laga musim 2003/2004. Berkat kontribusi Kaka, Milan mampu memenangi Serie A 2003/2004 dan Piala Super Eropa 2003. 

Sejak itu, Kaka disebut sebagai salah 1 gelandang hebat dunia. Aksi impresif terus diperlihatkan Kaka hingga bawa Milan ke final Champions League 2004/2005. Sayang, Milan gagal jadi juara. Mereka ditekuk Liverpool dalam adu penalti.

Kaka tebus kegagalan itu di musim 2006/2007. Saat kembali hadapi Liverpool di final Champions League, Kaka lejitkan Milan ke podium juara lewat kemenangan 2-1. Ia kawinkan gelar itu dengan Piala Super Eropa 2007 dan FIFA Club World Cup 2007. Ia pun didaulat sebagai Pemain Terbauk Dunia.

Sayang, problem finansial membuat pengoleksi 95 gol dan 46 assist dari 270 laga bersama Milan itu harus pergi pada musim panas 2009. Madrid merekrutnya dengan mahar 65 juta euro. Tapi, pindah ke Madrid ternyata jadi awal kemunduran karier Kaka.

Tak banyak kesempatan tampil didapat Kaka selama di Santiago Bernabeu. Hingga akhir musim 2012/2013, Kaka cuma tampil di 120 laga dan cetak 29 gol plus 32 assist. Caps-nya lebih banyak didapat sebagai pemain pengganti.

Keyakinan Kaka menyala lagi ketika Carlo Ancelotti datang buat gantikan Jose Mourinho di musim panas 2013. Namun, niat Kaka pergi dari Madrid kembali membesar. Ia mengaku saatnya pergi dari El Real. Dan, ia menyatakan sudah bicara dengan klub dan Ancelotti soal itu.

Jika jadi pergi, Kaka tampaknya sudah punya tujuan. Gelandang berusia 31 itu indikasikan bakal balik ke Italia. Kemungkinan besar tujuannya adalah Milan. Wacana balik ke Milan merebak setelah ia bilang rindu Italia.

Allegri pun buka suara. Ia menyatakan siap sambut Kaka di San Siro. Menurut Allegri, Kaka adalah pemain yang dibutuhkan dan kehadirannya bakal membuat I Rossoneri kian kuat.

"Kaka hebat dan penuh kualitas. Kedatangannya akan tingkatkan kepercayaan diri tim dan fans. Saya yakin Presiden Silvio Berlusconi dan Wakil Presiden Adriano Galliani berniat jaga Milan di tingkat atas," tukas Allegri.

Di musim panas 2013, Milan pun lakukan beberapa aktivitas transfer pemain. Terkini, mereka gaet Alessandro Matri dari Juventus dengan mahar 11 juta euro. 

Kedatangan Matri jadi bentuk antisipasi Milan yang kehilangan Giampaolo Pazzini cukup lama karena cedera. Cuma, kedatangan Matri diiringi kepergian Kevin Prince Boateng. Ia hengkang ke Schalke 04 dengan mahar 12 juta euro.

"Semoga Boateng dapatkan semua yang terbaik. Kami sendiri senang Matri datang. Saya mengenalnya dengan baik. Ia pemain yang kami butuhkan selama Pazzini cedera," pungkas Allegri.
Kaka & Data Diri
Nama lengkap: Ricardo Izecson dos Santos Leite
Kebangsaan: Brasil
Kelahiran: 22 April 1982
Tinggi/berat: 186 cm/82 kg
Kaki: Kanan-kiri

Kiprah Kaka di Setiap Musim
Sao Paolo
2001: 17 gol dari 55 laga
2002: 23 gol dari 48 laga
2003: 7 gol dari 22 laga
AC Milan
2003/2004: 14 gol dan 5 assist dari 44 laga
2004/2005: 9 gol dan 7 assist dari 51 laga
2005/2006: 19 gol dan 5 assist dari 49 laga
2006/2007: 18 gol dan 9 assist dari 48 laga
2007/2008: 19 gol dan 12 assist dari 41 laga
2008/2009: 16 gol dan 10 assist dari 36 laga
Real Madrid
2009/2010: 9 gol dan 8 assist dari 33 laga
2010/2011: 7 gol dan 6 assist dari 20 laga
2011/2012: 8 gol dan 14 assist dari 40 laga
2012/2013: 5 gol dan 4 assist dari 27 laga

Kaka & Prestasi
Klub
Sao Paolo
Torneio Rio-Sao Paolo: 2001
AC Milan
Serie A: 2003/2004
Piala Super Italia: 2004
Champions League: 2006/2007
Piala Super Eropa: 2007, 2003
FIFA Club World Cup: 2007
Real Madrid
La Liga: 2011/2012
Copa del Rey: 2010/2011
Piala Super Spanyol: 2012

Timnas Brasil
Piala Dunia: 2002
Piala Konfederasi: 2005, 2009

Kamis, 29 Agustus 2013

WELCOME BACK ALESSANDRO MATRI!

Milan dan Juve diyakini sudah menyepakati biaya transfer dan tinggal mendiskusikan rincian pembayarannya.

Laporan Sky Sport Italia mengklaim Alessandro Matri bakal resmi merapat ke klub lamanya, AC Milan, paling telat dalam rentang 48 jam ke depan.

Setelah mengamankan tiket babak utama Liga Champions berkat keunggulan agregat 4-1 atas PSV Eindhoven, Il Diavoli mengungkapkan rencana untuk menggaet seorang penyerang baru.

Matri, yang masuk daftar jual Juventus karena menumpuknya stok lini depan, diyakini menjadi target utama Massimiliano Allegri dan kini sudah dekat dengan kepindahan menuju San Siro meski sebelumnya juga dikait-kaitkan dengan Napoli dan AS Roma.

Sky Sport menyebut kedua klub sudah bersepakat di angka €12 juta, namun masih menegosiasikan perincian pembayarannya. Juve kabarnya akan menerima dana awal €11 juta plus €1 juta berupa bonus, atau €10 juta ditambah bonus €2 juta.

Kalau terwujud, transfer ini akan memastikan Matri bereuni dengan Allegri, mantan bosnya semasa di Cagliari. Ini juga berarti si pemain bakal kembali ke klub tempatnya mengawali karier profesional

Jadwal pertandingan Babak Grup Liga Champions 2013/2014



Jadwal pertandingan Babak Grup Liga Champions 2013/2014 dari 32 klub peserta di babak ini, yang mana akan dibagi ke dalam 8 grup yakni grup A, B, C, D, E, F, G dan H. Masing-masing juara dan runner-up setiap grup akan otomatis lolos ke babak 16 besar nantinya. Setiap grup dihuni oleh 4 klub yang akan ditentukan berdasarkan undian grup yang akan dilakukan UEFA pada 30 Agustus 2013.

Babak grup diikuti oleh 32 tim, yang masing masing diurutkan berdasarkan koefisien klub tahun 2012. Dari 32 tim yang akan bermain di babak penyisihan grupini, 22 tim adalah yang masuk secara otomatis dalam tahap ini, 10 pemenang dari babak play-off (5 juara dan 5 non-juara). 

Berikut adalah rincian dari 22 klub + 10 klub dari babak kualifikasi yang otomatis lolos ke babak grup ini lengkapnya :
  • 13 juara dari asosiasi (liga) peringkat 1–13
  • 6 runner up dari asosiasi (liga) peringkat 1–6
  • 3 peringkat tiga dari asosiasi (liga) peringkat 1–3
  • 5 pemenang dari babak play off (Jalur juara)
  • 5 pemenang dari babak play off (Jalur liga) 
Jadwal Pertandingan Babak Grup Liga Champions 2013/2014
  • Match Day 1 - 18–19 September 2013
  • Match Day 2 - 2–3 Oktober 2013
  • Match Day 3 - 23–24 Oktober 2013
  • Match Day 4 - 6–7 November 2013
  • Match Day 5 - 27–28 November 2013
  • Match Day 6 - 11–12 Desember 2013

Hasil drawing babak penyisihan grup liga champions 2013/2014

Babak fase grup Liga Champions musim 2013-2014 akan segera dimulai. Ke-32 klub-klub perwakilan beberapa negara di Eropa telah disatukan ke dalam delapan grup.
Hasil undian yang dilangsungkan di Monako, Kamis (29/8) menampilkan dua grup paling berbobot. Grup B dan grup H menjadi dua grup yang banyak mencuri perhatian.
Di grup B, Real Madrid berada dalam satu grup dengan jawara Serie A, Juventus. Galatasaray dan Copenhagen dari Turki dan Denmark menjadi kuda hitamnnya.
Sementara di grup H, juara Spanyol, Barcelona disatukan dengan raksasa Serie A lainnya, AC Milan. Duel para juara semakin kerasa ketika juara Skotlandia, Glasgow Celtic dan jawara Eredivisie, Ajax Amsterdam turut bergabung.

Laga perdana fase grup akan digelar pada 17 September mendatang. Dan akan berakhir pada 11 Desember mendatang. Berikut grup-grupnya.
Group A: Manchester United, Shakhtar Donetsk, Bayer Leverkusen, Real Sociedad 
Group B: Real Madrid, Juventus, Galatasaray, Copenhagen 
Group C: Benfica, Paris St-Germain, Olympiakos, Anderlecht 
Group D: Bayern Munich, CSKA Moscow, Manchester City, Viktoria Plzen 
Group E: Chelsea, Schalke, Basel, Steaua Bucharest 
Group F: Arsenal, Marseille, Borussia Dortmund, Napoli 
Group G: Porto, Atletico Madrid, Zenit St Petersburg, Austria Vienna 

Group H: Barcelona, AC Milan, Ajax, Celtic

Allegri: "Besok Saya Berhenti Latih Milan"


Milan - Massimiliano Allegri melontarkan pernyataan mengejutkan usai mengantar AC Milan lolos ke Liga Champions. Pelatih asal Italia itu mempertimbangkan mundur sebagai pelatih Rossoneri.

Milan tampil perkasa kala menjamu PSV Eindhoven di markas kebesarannya, Stadion San Siro, pada leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (29/8/2013) dinihari WIB. Rossoneri menang telak tiga gol tanpa balas.

Kevin-Prince Boateng tampil sebagai pahlawan kemenangan Milan berkat sumbangan dua golnya. Satu gol Rossoneri lainnya dilesakkan Mario Balotelli. Milan pun lolos ke Liga Champions 2013/2014 dengan agregat 4-1.

"Kami berhasil melalui babak kualifikasi dan bermain di Liga Champions. Jadi, kami berhasil melakukan comeback seperti pada Januari lalu di Seri A," ungkap Allegri dilansir Football-Italia.

"Para pemain berjuang sangat keras. PSV tim yang hebat dan kami berjuang keras di awal babak kedua. Ada sedikit keraguan. Tetapi, para pemain bertahan dengan baik dan kami hanya membuat sedikit kesalahan setelah jeda," ia menyambung.

Kekalahan 1-2 dari tim promosi Hellas Verona di Seri A akhir pekan lalu membuat banyak pihak menginginkan Allegri segera dilengserkan. Pelatih berusia 46 tahun itu berang dan mempertimbangkan berhenti sebagai juru taktik Rossoneri.

"Dalam beberapa tahun belakangan wacana tersebut terus bergulir. Jadi, mungkin saya akan berhenti besok pagi. Saya akan mempertimbangkannya. Saya sedikit terganggu ketika membaca surat kabar. Saya rasa semua orang harus bersikap objektif," tegas Allegri.

"Harus ada penghormatan terhadap buah karya orang lain. Tetapi, saya sangat menikmati ini karena saya adalah kepala batu," Allegri memungkasi.

Rabu, 28 Agustus 2013

Hasil Play-Off Liga Champion Kamis, 29 Agustus 2013

Tidak hanya AC Milan yang memastikan tiket ke babak penyisihan grup pada leg kedua play-off Liga Champions pada Kamis, 29 Agustus 2013. Zenit, Real Sociedad, Glasgow Celtic, hingga Victoria Plzen turut memastikan langkah ke babak utama Liga Champion setelah membekap lawan masing-masing.
Real Sociedad adalah salah satu yang paling mulus. Setelah menang 0-2 di Stade de Gerlans, anak asuh Jogeba Arrasate meraih kemenangan dengan selisih yang sama kala menjamu Lyon di kandang sendiri. Terima kasih kepada pahlawan mereka selama ini, Carlos Vela yang memborong semua gol di babak kedua.
Glasgow Celtic melangkah lebih dramatis. Mereka sempat kalah 2-0 oleh wakil Kazakhtan Shakhter Karagandy. Namun, wakil Liga Skotlandia pantang patah arang. Jarak 3-0 dibuat di Celtic Park. Pahlawan kemenangan anak asuh Neil Lennon adalah James Forrest dengan golnya di masa injury time yang menggenapkan angka ketiga.
Zenit St. Petersburg menjadi tim paling subur di babak play-off. Setelah mengemas kemenangan 1-4 di kandang Pacos de Ferreira, bermain di kandang sendiri, Petrovski, empat gol pula yang dibukukan Andrei Arshavin cs. Meskipun, kali ini wakil Liga Portugal bisa membobol gawang Yuri Lodigin dua kali. Agregat 8-3 menjadi milik anak asuh Luciano Spalletti.
Terakhir, Viktoria Plzen membungkam perlawanan NK Maribor dengan selisih 1 angka di kandang lawan. Gol semata wayang Stanislav Tecl sudah cukup untuk memastikan wakil Liga Ceko lolos dengan agregat 4-1.
Hasil Play-Off Liga Champions Kamis (29/8)
  • Zenit vs Paços de Ferreira 4-2 (agregat 8-3) (Danny 30′ dan 48′, Alexander Bukharov 66′, Andrei Arshavin pen. 78′/ Manuel José ’67, Carlão ’83)
  • Maribor vs Viktoria Plzeň 0-1 (agregat 1-4) (Stanislav Tecl ’3)
  • Glasgow Celtic vs Shakhter Karagandy 3-0  (agregat 3-2) (Kris Commons 45′, Giorgios Samaras 48′, James Forrest 90′)
  • Real Sociedad vs Olympique Lyonnais 2-0 (agregat 4-0) (Carlos Vela 67′ dan 90′)
  • Milan vs PSV 3-0 (agregat 4-1) (Kevin Prince Boateng 9′ dan ’77, Mario Balotelli 55′)

Senin, 19 Agustus 2013

Biodata Stephan El Shaarawy

Nama Lengkap : Stephan El Shaarawy
Tempat Lahir : Savona, Italia
Tanggal Lahir : 27 Oktober 1992
Kebangsaan : Italia
Posisi : Penyerang
Bermain di Klub : AC Milan

Stephan El Shaarawy adalah seorang pemain sepak bola profesional yang berasal dari Italia. Ia lahir pada tanggal 27 Oktober 1992 di Savona, Italia. Saat ini ia merupakan salah satu punggawa dari klub AC Milan dan bermain pada posisi penyerang. Selain itu ia juga termasuk pemain dalam skuad timnas Italia.

Karir Junior:
2006–2009 : Genoa

Karir Senior:
2009–2011 : Genoa   
2010–2011 → Padova (pinjaman)   
2011–Sekarang :    Milan

Karir timnas:
2008–2009 : Italia U-17
2010–Sekarang :    Italia U-19

Zaccardo Milan Akan Sangat Siap Menghadapi PSV

Bek veteran menyebut laga kontra PSV merupakan momen penting bagi musim I Rossoneri

Bek veteran AC Milan Cristian Zaccardo berjanji I Rossoneriakan siap menghadapi kualifikasi Liga Champions pekan depan.
Setan Merah menghadapi PSV Eindhoven untuk memperebutkan tempat di fase grup dan pemain 31 tahun mengklaim timnya sudah sangat siap bertarung di lapangan hijau.
"Kami telah melakukan banyak pekerjaan. Kami siap untuk menghadapi laga penting di musim kami," ucap Zaccardo, dikutip Football Italia.
"Kami tahu PSV dan besok akan siap menghadapi tantangan mereka dari setiap sudut pandang."
"Mereka mungkin secara fisik lebih baik karena telah memulai Liga Belanda, tapi kami adalah Milan. Kedua tim sangat bagus, tapi ini langkah penting bagi kami dan kami harus lolos."

Jumat, 16 Agustus 2013

Bale Tak Ingin Bermain Bagi Spurs Lagi



 Gareth Bale nampaknya masih berusaha untuk memaksakan transfernya ke Real Madrid. Menurut insider dari dalam tim nasional Wales, Bale bahkan sudah bertekad untuk tidak bermain bagi Tottenhamlagi.

Saat ini Bale memang sudah bergabung dengan timnas Wales yang akan menghadapi Republik Irlandia. Meski demikian, ia dipastikan tak akan bermain karena disebut masih menjalani recovery.

"Gareth saat ini tengah bingung dan sedih. Dia tak mengerti mengapa Spurs menghalangi transfer yang akan menjadi rekor terbesar di dunia," jelas sang insider kepada The Sun.

Sang insider juga menyatakan bahwa situasi transfer itu memengaruhi mental Bale. Karena kesal, Bale sudah memutuskan tak akan bermain bagi Tottenham lagi.

"Bagaimana mungkin dia tak terpengaruh dengan situasi ini? Dia tahu ada salah satu klub terbesar dunia yang menginginkan jasanya dan telah membuat tawaran besar. Namun kemudian negosiasi itu tak berjalan, yang pasti, dia tak akan bermain bagi Spurs lagi," imbuhnya

Eks Punggawa Milan Nilai Honda-Ljajic Bukan Pemain Top


Rencana AC Milan mendatangkan Keisuke Honda danAdem Ljajic di bursa transfer musim panas, ternyata mendapat respon negatif dari Giuseppe Pancaro; eks punggawa Rossoneri.

"Honda dan Ljajic merupakan dua pemain bagus beda karakter. Bagaimanapun juga, saya meyakini bahwa keduanya tak mampu mendongkrak kualitas Milan di musim depan," tandas Pancaro melaluiMilan News.


Negosiasi transfer Honda dengan Ljajic sejauh ini masih mengalami kendala. Namun, pihak manajemen Milan bersikeras mendatangkan keduanya ke San Siro dalam waktu dekat.


Kontrak Honda bersama CSKA Moskow berakhir Januari 2014. Jika nego kedua pihak yang bersangkutan masih belum menemui titik terang, Milan dipastikan mendapatkan gelandang Timnas Jepang itu di paruh musim 2013-14.


Sementara kontrak Ljajic berakhir pada akhir musim. Hingga saat ini nego kontrak Ljajic dan pihak manajemen Fiorentina masih buntu

GIORNATA 1-7 SERIE A


Giornata 1 (25/8/2013)
Cagliari-Atalanta
Fiorentina-Catania
Verona-Milan
Inter-Genoa
Lazio-Udinese
Livorno-Roma
Napoli-Bologna
Parma-Chievo
Sampdoria-Juventus
Torino-Sassuolo

Giornata 2 (1/9/2013)
Atalanta-Torino
Bologna-Sampdoria
Catania-Inter
Chievo-Napoli
Genoa-Fiorentina
Juventus-Lazio
Milan-Cagliari
Roma-Verona
Sassuolo-Livorno
Udinese-Parma

Giornata 3 (15/9/2013)
Fiorentina-Cagliari
Verona-Sassuolo
Inter-Juventus
Lazio-Chievo
Livorno-Catania
Napoli-Atalanta
Parma-Roma
Sampdoria-Genoa
Torino-Milan
Udinese-Bologna

Giornata 4 (22/9/2013)
Atalanta-Fiorentina
Bologna-Torino
Cagliari-Sampdoria
Catania-Parma
Chievo-Udinese
Genoa-Livorno
Juventus-Verona
Milan-Napoli
Roma-Lazio
Sassuolo-Inter

Giornata 5 (25/9/2013)
Bologna-Milan
Chievo-Juventus
Inter-Fiorentina
Lazio-Catania
Livorno-Cagliari
Napoli-Sassuolo
Parma-Atalanta
Sampdoria-Roma
Torino-Verona
Udinese-Genoa

Giornata 6 (29/9/2013)
Atalanta-Udinese
Cagliari-Inter
Catania-Chievo
Fiorentina-Parma
Genoa-Napoli
Verona-Livorno
Milan-Sampdoria
Roma-Bologna
Sassuolo-Lazio
Torino-Juventus

Giornata 7 (6/10/2013)
Bologna-Verona
Catania-Genoa
Chievo-Atalanta
Inter-Roma
Juventus-Milan
Lazio-Fiorentina
Napoli-Livorno
Parma-Sassuolo
Sampdoria-Torino
Udinese-Cagliari